Panduan Misa Komuni Pertama Stasi Bello 20 Juni 2021 (Rohani)

 Oleh : Kayetanus Kolo, S.Ag

(Sekretaris Stasi Bello)

A.      RITUS PEMBUKA

 

 

 


Komentator :

       Bapak/Ibu, saudara/i, yang terkasih dalam Kristus. Pada Hari Minggu Biasa ke-XII ini, kita kembali berkumpul sebagai suatu umat Allah yang sehati dan seiman, untuk memuji dan menyembah Allah serta menyapa Dia sebagai Bapa. Kita juga mempersembahkan segala kerja kita selama sepekan ini, semoga Allah selalu memberkati niat dan usaha kita. Secara khusus pada hari minggu ini, kita mengantar anak-anak kita untuk bertemu Tuhan Yesus yang senantiasa membuka Hati-Nya bagi anak-anak. Mereka telah dibina dan dibimbing oleh orangtua dan para pendidik, dan sekarang mereka menyatakan  tekad untuk menerima Kristus Tuhan, Sang Raja Agung dalam kehidupannya. Maka marilah kita bangkit berdiri, mengawali perayaan kudus ini, dengan menyanyikan lagu pembuka.

1.   Lagu Pembuka

2.   Tanda Salib  & Salam   

3.   Kata Pengantar

4.   Pernyataan Tobat

5.   Tuhan Kasihanilah

6.   Kemuliaan

7.   Doa Pembuka

I : Marilah berdoa:

Allah Bapa yang Maha kuasa, dalam diri Putra-Mu, Engkau selalu menyertai kami dan membebaskan kami dari setiap bahaya yang mengancam. Berkatilah kami, semua, teristimewa anak-anak kami yang pada hari ini akan bersatu dengan Putra-Mu dalam sakramen Ekaristi. Semoga sabda dan kehadiran-Nya membebaskan kami dari keragu-raguan bahwa Engkau selalu menguatkan iman kami. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus, Allah, kini dan sepanjang masa.

U : Amin

B.      LITURGI SABDA

 

 

 


1.   Bacaan I   : Ayb. 38 : 1. 8 - 11

2.   Mazmur Tanggapan

3.   Bacaan II  : 2Kor. 5 : 14 - 17.

4.   Bait Pengantar Injil

5.   Bacaan Injil : Mrk. 4 : 35 - 40

6.   Homili.

7.   Upacara Penyerahan Para Calon Komuni Pertama

Komentator:

 

       Biarkanlah anak-anak datang pada-Ku, karena “Akulah Roti Hidup”. Sadar akan kata-kata Yesus ini, maka para orangtua melalui wakilnya, akan menyerahkan anak-anak ini kepada Yesus, Sahabat Mereka.

(Seorang Bapak dan Ibu dari Anak Calon Penerima Komuni Pertama, maju ke depan Altar dan berdialog dengan Bapak Pastor).

v  Dialog Orangtua dengan Pastor :

OT :       Bapak Pastor yang kami kasihi. Dengan penuh rasa bahagia, kami orangtua menghantar anak-anak kami untuk menerima Komuni Kudus. Selama kurang lebih 1 bulan, mereka telah dipersiapkan untuk menerima Tubuh dan Darah Yesus Kristus. Kami yakin dan percaya bahwa mereka sudah siap untuk mau bersatu dengan Tuhan Yesus. Dan kami berjanji akan tetap membina anak-anak kami, serta memupuk pertumbuhan iman mereka supaya lebih mengenal Yesus. Oleh karena itu kami memohon kepada Romo sebagai wakil Kristus di dunia ini, untuk menerima anak-anak kami bersatu dengan Tuhan Yesus.

I  : Terima kasih Bapak/ibu sekalian. Pertama-tama, saya berterima kasih atas kesediaan bapak/ibu yang telah menyerahkan anak-anaknya untuk disatukan dengan Kristus dalam sakramen Mahakudus. Terima kasih pula atas kesediaan Saudara sekalian atas janjinya untuk tetap membina iman anak-anak kita ini. Kiranya niat baik Bapak/Ibu sekalian, diberkati oleh Allah. Maka atas nama Gereja dan Umat Allah yang hadir di sini, saya menerima anak-anak ini untuk disatukan dengan Tuhan Yesus. Oleh karena itu, saya mengundang anak-anak sekalian untuk berdiri dan menyatakan kesiapannya di hadapan saya dan di hadapan umat yang hadir.

            (Wakil Orangtua kembali ke tempat).

 

v  Dialog Pastor dengan Anak-anak :

I    : Anak-anak Calon penerima Komuni Pertama yang tercinta. Untuk apa hari ini kamu datang ke rumah Tuhan?

AA : Bapak  Pastor, kami datang untuk menerima dan bersatu dengan Yesus Kristus dalam Ekaristi Kudus.

I     : Sebagai Pastor, saya menerima kamu. Tetapi apakah hati kamu sudah siap dan apakah kamu sudah mengenal Tuhan Yesus Kristus?

AA :            Ya, kami sudah siap dan mengenal Yesus Kristus, Tuhan dan Sahabat kami.

I     : Anak-anak, kita harus selalu setia kepada Tuhan Yesus, mulai sekarang sampai mati. Apakah anak-anak mau tetap setia kepada Yesus Kristus dan rajin masuk gereja?

AA : Ya, kami mau.

I     : Kalau begitu sekarang saya minta kamu menyalakan Lilin Komuni Pertama kalian sebagai lambang Cahaya Kristus yang menerangi jalan hidup kamu. (Ajuda menyalakan lilin anak-anak, koor menyanyikan sebuah lagu).  

I    :             Bapak/ibu, saudara saudari, umat sekalian yang terkasih dalam Yesus Kristus, marilah kita bangkit berdiri, bersama dengan anak-anak kita, marilah kita memperbaharui janji permandian kita, seraya menyatakan iman kita kepada Allah.

 

8.   Pembaharuan Janji Baptis

I : Anak-anak yang terkasih. Dahulu ketika kamu dipermandikan, Bapak dan Ibu permandian Anda telah mengakui dan menyangkal setan atas nama kalian, sebab kalian masih kecil. Sekarang kalianlah yang harus  memperbaharui janji permandian itu. Kini jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

I      :  Percayakah kamu akan Allah Bapa yang Maha Kuasa, pencipta langit dan bumi?

AA :    Ya, Kami percaya.

I :  Percayakah kamu akan Allah Putera, yang menjadi manusia untuk kita, menderita, sengsara, wafat danbangkit dari antara orang mati dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa?

AA :  Ya, Kami percaya.

I : Percayakah kamu akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang kudus, persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan dan kehidupan yang kekal?

AA : Ya, kami percaya

I      : Inilah iman kita. Inilah iman Gereja yang kita akui dengan bangga dalam Kristus Yesus Tuhan kita.

AA. Amin.

(Imam turun dan mereciki Anak-anak dengan air berkat).

 

 

9.   Doa Umat

I    :   Angin dan danau taat kepada Kristus Sang Sabda, sebab Dialah sang Mesias penyelamat kita. Maka marilah kita berdoa kepada Allah Bapa kita, agar di dalam badai dan ketidakpastian hidup ini, kita selalu merasa aman karena diselamatkan-Nya.

1.    Bagi Pemimpin Gereja dan Negara.

       Semoga Allah Bapa yang Maha bijaksana memberkati dan mendampingi para pemimpin Gereja dan Negara, sehingga mereka selalu setia mengutamakan kesejahteraan rakyat dan umat, demi menghadirkan kerajaan-Mu di tengah-tengah dunia.

       Marilah kita mohon ….

       U : Kabulkanlah doa kami Ya Tuhan.

2.    Bagi Mereka yang Mencari Kebenaran.

       Semoga Allah Bapa yang Maha baik berkenan menuntun orang-orang yang mencari kebenaran, sehingga mereka menemukan kebenaran sejati di dalam Kristus, yang telah hadir di dunia demi keselamatan manusia.

       Marilah kita mohon

       U : Kabulkanlah doa kami Ya Tuhan

3. Bagi Anak-anak Calon Komuni Pertama.

       Ya Bapa, semoga anak-anak kami yang pada hari ini menjawabi undangan Tuhan Yesus, masuk kedalam perjamuan syukur dan kelak menjadi saksi-Mu yang hidup bagi dunia ini.

       Marilah kita mohon

       U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

4.      Bagi Orangtua dan Para Pembina.

       Ya Bapa, berkatilah Orangtua dan Para Pembina kami yang telah berusaha menolong kami mempersiapkan diri, untuk masuk ke dalam perjamuan kudus yang pertama ini.

Marilah kita mohon

U : Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

5.      Bagi Kita Sendiri.

       Semoga berkat Kasih karunia Allah Bapa Mahabaik yang tidak pernah meninggalkan kita, semakin meneguhkan iman, pengharapan, dan kasih kita dalam mengarungi kehidupan yang terasa gelap serta menakutkan ini.

Marilah kita mohon …

U :  Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

I.         Allah Bapa kami, cinta kasih Yesus Kristus Putra-Mu adalah hidup dan keselamatan kami. Berkat bantuan-Nya kami ingin mencapai kebahagiaan sepanjang hidup kami. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.

U.      

C.       LITURGI EKARISTI

 

A m i n. (Lilin anak-anak dipadamkan).

 

1.       Persiapan Persembahan

2.       Doa Persiapan Persembahan

I.    Ya Allah, terimalah persembahan yang kami unjukkan kepada-Mu sebagai ungkapan syukur atas Yesus Kristus Putra-Mu yang senantiasa menyertai dan melindungi kami. Sebab Dialah Tuhan dan Pengantara kami.

U.  A m i n.

3.       Prefasi

Dialog Pembuka

I  : Tuhan bersama-Mu

U : Dan bersama Roh-Mu

I  : Marilah mengarahkan hati kepada Tuhan

U : Sudah kami arahkan

I  : Marilah bersyukur kepada Tuhan Allah kita

U : Sudah layak dan sepantasnya.

I : Bapa yang baik, hari ini kami sangat gembira. Hati kami penuh rasa terimakasih dan bersama Yesus, kami bersukaria dihadapan-Mu.

 U :   55.    65   43.       1   35.  4       3   23.. ││

            Terpu-jilah Eng-kau yang menyayang-  i  kami

I  :   Begitu besar kasih-Mu sehingga dunia yang luas dan indah ini Engkau ciptakan bagi kami.

U : Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.

I :   Begitu besar kasih-Mu sehingga Putera-Mu Yesus            Engkau utus mengantar kami kepada-Mu.

U :   Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.

     I :   Begitu besar kasih-Mu sehingga kami Engkau satukan dengan Yesus dan Engkau angkat menjadi anak-anak dalam satu keluarga.

     U :  Terpujilah Engkau yang menyayangi kami.

I  :   Karena kasih-Mu yang begitu besar, kami             bersyukur kepada-Mu dan bersama para Malaikat serta para kudus di surga, kami memuji Engkau dengan gembira sambil bernyanyi.

4.       Kudus

5.       Doa Syukur Agung IX

I : Bapa, sungguh terpujilah Yesus yang Engkau utus.  Ia menjadi sahabat anak-anak dan orang miskin.  Ia sendiri datang untuk menunjukan kepada kami, bagaimana kami dapat mengasihi Engkau dan mengasihi satu sama lain. Ia membersihkan hati kami dari segala kejahatan yang menghalangi persahabatan dan dari kebencian yang membuat kami tidak bahagia. Ia menjanjikan Roh Kudus yang akan mendampingi kami setiap hari agar kami hidup sebagai anak-anak-Mu.

U :             5   5   │5.  6‾5    4     3.  1      3  │5.    4  3 ‾ 2 │3..

       Di-ber-kat-i-lah yang da-tang da-lam na-ma Tu-han

5        5  .6 5     4 3.   1  35.   4 3 2 3  .   

6        Ter-pu-ji - lah Eng-kau Di     sur      -        ga.

I : Kami mohon kepada-Mu, ya Allah, Bapa kami, utuslah Roh Kudus-Mu ke atas persembahan Roti dan Anggur ini agar menjadi Tubuh dan (†) Darah Yesus Kristus, Tuhan kami.

       Sebab pada malam sebelum menderita sengsara, dalam perjamuan bersama para murid-Nya, Ia menampakan cinta kasihmu yang tak terhingga; Ia mengambil roti, mengucap syukur kepada-Mu, memecah-mecahkan roti itu, dan memberikannya kepada mereka seraya berkata :

            TERIMALAH DAN MAKANLAH :

            INILAH TUBUHKU YANG DISERAHKAN BAGIMU

          5 5   .6  5     4  │3.     1       3 │5  .    4‾‾3       2 │ 1   2   3

    U : I-  ni-  lah Ye-       sus,  yang  di- kur- ban-kan    ba-gi   ki- ta..

Demikian pula, Ia mengambil piala berisi anggur, berdoa sambil mengucap syukur kepada-Mu, dan memberikan piala itu kepada mereka seraya berkata :

            TERIMALAH DAN MINUMLAH, INILAH PIALA DARAHKU,

            DARAH PERJANJIAN BARU DAN KEKAL,

            YANG DITUMPAHKAN BAGIMU DAN BAGI SEMUA       ORANG, DEMI PENGAMPUNAN DOSA.

          5 5   .6  5     4  │3.     1       3 │5  .    4‾‾3       2 │ 1   2   3

    U : I-  ni-  lah Ye-       sus,  yang  di- kur- ban-kan    ba-gi   ki- ta..

    I :  Kemudian Yesus berkata :

            LAKUKANLAH INI UNTUK MENGENANGKAN     DAKU.

Lagu Aklamasi Anamnesis:

I : Setiap kali kita makan roti ini dan minum dari piala ini, kita mewartakan iman kita.

U : Wafat-Mu kami kenang, ya Tuhan yang bangkit mulia, datanglah umat-Mu menanti, penuh iman dan harapan,

I :    Maka, ya Bapa yang penuh kasih, kami mengenangkan wafat dan kebangkitan Yesus, penebus dunia, yang menyerahkan Diri bagi kami agar kami dapat bersahabat kembali dengan Dikau.

U : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.

I :    Kami mohon, Ya Tuhan Allah kami, kurniakanlah Roh cinta kasih kepada semua orang yang ikut serta dalam perjamuan ini. Semoga kami semua semakin bersatu didalam Gereja  bersama Bapa Suci Fransiskus, Bapa Uskup kami Petrus Turang, serta semua yang melayani umat-Mu.

U : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.

I :    Ya Bapa, berkatilah semua orang yang kami kasihi . . . . berkatilah juga mereka yang kurang kami perhatikan .

       Selamatkanlah orang-orang yang sudah meninggal . . . .

       Dan terimalah mereka dalam rumah-Mu.

U : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.

I :    Ya Bapa, semoga akhirnya semua sahabat Yesus berkumpul di surga, merayakan pesta abadi bersama Santa Perawan Maria, Bunda Allah dan Bunda kami.

U : Terpujilah Engkau yang menyatukan kami.

I :    Dengan perantaraan Kristus, bersama Dia dan dalam Dia, bagi-Mu, Allah Bapa yang Maha Kuasa, dalam persekutuan dalam Roh Kudus, segala hormat dan kemuliaan sepanjang segala masa.

U : Amin.

6.       Bapa Kami (Pater Noster)

Imam      : Praeceptis salutaribus moniti, et divina intituione formati, audemus dicere

Umat       : Pater noster, qui es in caelis; sanctificetur nomen tuum; adveniat regnum tuum; fiat voluntas tua; sicut in caelo et in terra. Panem nostrum cotidianum da nobis hodie; et dimitte nobis debita nostra, sicut et nos dimittimus debitoribus nostris; et nenos inducas in tentationem, sed libera nos a malo.

Imam: Libera nos  quaesumus, Domine, ab omnibusmalis, da propitius pacem in diebus nostrisut, ope misericordiae tuae adiuti, et a peccato simus semper liberi et ab omni perturbatione securi: exspectantes beatam spem et adventum salvatoris nostri Iesu Christi.

Umat: Quia tuum est regnum, et potestaset gloria in saecula.

7.       Doa Damai

8.       Anak Domba Allah

9.       Komuni

Komentator :

Kini tibalah saatnya yang telah lama dirindukan oleh anak-anak kita. Tuhan Yesus akan segera datang dan bersemayam di hati anak-anak dan semua kita yang hadir. Marilah kita dengan hikmat menyambut Tubuh dan Darah Kristus.

(Anak-anak didampingi oleh orangtua menerima Komuni Kudus).

10.  Doa Sesudah Komuni

I.          Marilah berdoa :

Allah Bapa di Surga kami bersyukur karena Engkau tidak membiarkan kami berjuang sendiri. Engkau selalu mendampingi kami dalam diri Yesus Kristus Putra-Mu, yang rela menjadi santapan rohani bagi kami, teristimewa yang hari ini Kau anugerahkan kepada anak-anak kami ini. Semoga berkat penyertaan-Nya kami hidup sebagai manusia baru, yang semakin mendekati keselamatan yang Kau janjikan dalam diri Yesus Kristus Tuhan kami.

U : Amin.

 

 

Komentator:

Anak-anak yang berbahagia, para orangtua, ibu, bapa, saudara/i yang terkasih. Maria adalah Bunda yang selalu menolong. Mari kita serahkan anak-anak kita yang berbahagia ini kepada perlindungannya dengan doa-doa kita:

11.  Doa Penyerahan Kepada Bunda Maria    

Ø  Doa Oleh Orangtua:

Wakil Orangtua:

     Santa Perawan Maria, Bunda kami yang tercinta. Lihatlah anak-anakmu bersama orangtua masing-masing yang berlutut dihadapanmu.

Semua Orangtua:

     Pada hari ini anak-anakMu menjadi lain dari hari-hari kemarin. Mereka telah memasuki satu tahap baru lagi dalam hidup menggereja. Karena itu, kami orangtua yang hadir disini, sehati sejiwa menyerahkan anak-anak ini ke dalam naungan Kasih-Mu. Doakanlah dan naungilah mereka dalam perjalanan hidup mereka di hari-hari mendatang. Semoga mereka tetap setia kepada Putera-Mu. Ya Bunda Maria, semoga harta iman yang sedang bertumbuh dalam diri anak-anak ini semakin diteguhkan dari hari ke hari, sehingga menjadi berkat dan membawa rahmat bagi keluarga, gereja dan Masyarakat.

 

Ø  Doa Oleh Anak-Anak:

Wakil Anak-Anak:

Santa Maria Bunda Yesus dan Bunda Kami Semua..

Semua Anak:

Jadikanlah kami milik-Mu sekarang dan selama-lamanya. Kuatkanlah kami dalam perjuangan hidup ini. Tabahkanlah hati kami, supaya kami mampu memikul salib kami masing-masing, mengikuti Yesus Putera-Mu.

Dampingilah kami saat di rumah, di sekolah, dan di mana saja, selalu tampil sebagai sahabat Yesus, yang senantiasa memancarkan kasih sayang dan kebaikan Bapa di Surga.

Ya Bunda yang Pemurah, doakanlah kami agar dari antara kami terpanggil untuk bekerja di Ladang Anggur Tuhan, menjadi Imam, Bruder, dan Suster, Amin..

Salam Maria  .... (3x)

            Kemuliaan kepada Bapa, Putera dan Roh Kudus...

            Lagu “Bunda Pembantu Abadi”

D.      RITUS PENUTUP

 

 

 


           

1.     Pengumuman

2.     Berkat dan Pengutusan

I  :  Tuhan sertamu

U :  Dan sertamu juga

I : Semoga Allah menganugerahkan iman saudara, dalam mempersiapkan diri menyambut kedatangan PuteraNya.

U : Amin

I   : Semoga Allah memenuhi hati saudara dengan harapan yang kokoh dan kegembiraan sejati.

U : Amin

I : Semoga Allah mendorong saudara, supaya selalu mengamalkan cinta bhakti yang sudi.

U : Amin

I  : Dan semoga kita sekalian dan semua orang yang kita doakan, senantiasa dilindungi, dibimbing dan diberkati oleh Allah yang Maha Kuasa, Bapa dan Putera dan Roh Kudus.

U : Amin

I  : Saudara sekalian, dengan ini Perayaan Ekaristi kita telah selesai.

U : Syukur kepada Allah.

I  : Marilah pergi, kita diutus.

U : Amin..

3.       Lagu Penutup

 

 

 

 

 

 

 

PASTOR

DAN SELURUH UMAT

STASI ST.AGUSTINUS BELLO

 

PROFICIAT & SELAMAT BERBAHAGIA

KEPADA :61 ANAK

PENERIMA KOMUNI PERTAMA

 

 

 

Semoga Tetap Tinggal Dalam Kasih Tuhan

 

               

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


PANDUAN MISA KOMUNI PERTAMA

STASI ST.AGUSTINUS BELLO

PAROKI ST.FRANSISKUS DARI ASSISI KOLHUA KUPANG

 

 

 

 

 

 

Kapela St.Agustinus Bello

MINGGU, 20 JUNI 2021

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perwakilan RI Di Luar Negeri, Perbedaan KBRI,KJRI,PTRI Dan KRI.

Kupang-Obor Kupang : Viktor Bungtilu Laiskodat " Pulau Sumba dan Timor Penyumbang Terbesar Orang Miskin dan Bodoh".