WAJAH PENDIDIKAN DI INDONESIA







OborKupang.Press.Com. Bangsa Indonesia paling tidak telah melewati beberapa siklus atau fase. Sebut saja fase penjajahan, era perjuangan merebut kemerdekaan, fase kemerdekaan, Orde baru, tumbangnya sang beringin, orde reformasi dan akhirnya kita memasuki era millenium.
Seiring dengan berlalunya era-era diatas, wajah pendidikan Indonesiapun turut terpoles dan dipoles. Paling tidak Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah melakukan 11 kali pergantian kurikulum pendidikan nasional dalam rentang 1947-2013.

1.    1947 – 1964: Rentjana Peladjaran Dirintji Dalam Rentjana Peladjaran Terurai
2.    1964 – 1968: Rentjana Pendidikan Dasar
3.    1968 – 1974: Koerikoeloem Sekolah Dasar
4.    1974 – 1975: Kurikulum Proyek Perintis Sekolah Pembangunan
5.    1975 – 1984: Kurikulum Sekolah Dasar
6.    1984 – 1994: Cara Belajar Siswa Aktif
7.    1994 – 2004: CBSA 1994
8.    2004 – 2006: Kurikulum Berbasis Kompetensi
9.    2006 – 2013: Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan(KTSP)
1-  2013 – saat ini: Kurikulum 2013
1-  2020     Mungkinkah saat ini kita sebut dengan kurikulum Covid19 ?

Kurikulum-kurikulum ini tentunya memiliki plus minusnya, Pembaca dan penulis merupakan produk dari satu kurikulum.
Semoga kedepan wajah pendidikan kita semakin baik artinya menghasil output yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan sendiri. Menghasilkan lulusan yang tidak hanya pintar namun bisa hidup.
Penulis : Tanus K

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Misa Komuni Pertama Stasi Bello 20 Juni 2021 (Rohani)

Perwakilan RI Di Luar Negeri, Perbedaan KBRI,KJRI,PTRI Dan KRI.

Kupang-Obor Kupang : Viktor Bungtilu Laiskodat " Pulau Sumba dan Timor Penyumbang Terbesar Orang Miskin dan Bodoh".