Kristina Muki (Balon Bupati TTU / Anggota DPR RI) Di Mata Kaum Perempuan TTU

Kristina Muki (Balon Bupati TTU / Anggota DPR RI) Di Mata Kaum Perempuan TTU

 

Obor Kupang- Kefamenanu. Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) merupakan satu dari  270 wilayah di Indonesia meliputi, 9 Provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Yang akan menjelenggarakan Pilkada serentak, yang  mulanya akan digelar pada 23 September 2020. Namun, hari pencoblosan diundur menjadi 9 Desember 2020 akibat Covid-19.

Gong Pilkada TTU yang telah ditabuh, kian hari kian memanas, ibarat tarian gong, baik sang penari maupun para pemukul gong atau gendang makin semangat karena penontonnya terus memberi semangat.

Kristina Muki, wanita sederhana, lahir 3 Oktober 1974 yang sebelum terpilih menjadi anggota DPR-RI Periode 2019-2024 melalui Partai Nasdem setelah mendapat 66.173 suara dari dapil NTT 2 , merupakan seorang guru, memberi warna tersendiri dalam perpolitikan nusantara khususnya di bumi Biinmaffo.

Sekedar informasi, bahwa sejak era reformasi peran perempuan dalam perpolitikan nasional terus meningkat. Sebut saja ibu Megawati Soekarnoputri sebagai presiden perempuan pertama di Indonesia, kini Puan Maharani menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR. Ada begitu banyak perempuan yang menjadi gubernur dan bupati atau walikota.

Di parlemen, jumlah anggota DPR perempuan terus bertambah dari 17% (2014-2019) menjadi 21% (2019-2024).

Kita kembali ke sosok wanita sederhana Ibu Kristina Muki, yang tidak lain adalah istri tercinta Raymundus Fernandez yang dipercaya rakyat memimpin TTU 2 periode ini. Siapa sangka kehadiran ibu guru ini di kancah perpolitikan tanah air, khususnya TTU membuat hadi dikduk para lawan politik.

Obor Kupang, mencoba menggali informasi siapa sosok sang wanita sederhana, Lina seorang ibu rumah tangga di desa Faennake-Bikomi Utara, sangat senang kalua wanita, yang menjadi bupati TTU. Lina yang kini berkepala lima ini, berharap dengan kehadiran bupati perempuan, akan lebih memperhatikan kaum perempaun. Sedang Rina seorang pedagang sayur di pasar Kefamenanu, menuturkan tidak peduli siapa bupati TTU, tapi kalua sampai bupatinya perempaun, wanita TTU, khususnya mereka yang jualan di pasar pasti lebih diperhatikan.

Seorang ibu guru yang tidak mau disebutkan saat menjawab pertanyaan Obor Kupang, “ biar Biar kali ini bupati TTU perempuan ya ? Sementara memang sdh viral sebagai salah satu calon Bupati. Apakah punya Visi-misi secara pribadi atau lanjutkan Visi-misi suaminya,, sistem kerjanya, berpihak kepada kepentingan masyarakat atau tidak...sejauh ini kita belum tahu. Lebih lanjut , ia berucap

Belum setahun jg jadi wakil rakyat, jadi kita belum tahu rekam jejaknya dalam memimpin. Bahwa laki-laki atau perempuan yang akan pimpin TTU ke depan...itu bukan ukuran dan jaminan. Semoga yang terpilih adalah pilihan rakyat, dan pilihan Tuhan jg”

 

Sedangkan seorang karyawan saat ditanya, soal sifat ibu Kristina Muki, ia mengatakan “Ia orgx baik, sederhana.

 

Akhirnya kita mesti bercermin pada kata berikut “ Bahwa pemimpin yang baik adalah orang yang belajar dari kesalahan, dan tidak pernah berhenti untuk mempelajari hal yang baru berada di sekitarnya. Potensi tersebut ada di dalam masing-masing individu, tergantung bagaimana individu tersebut dapat menggali potensi tersebut sehingga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari attitude, hingga menjadi inspirasi bagi orang lain.

 

Penulis : Tanus Korbaffo

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Misa Komuni Pertama Stasi Bello 20 Juni 2021 (Rohani)

Perwakilan RI Di Luar Negeri, Perbedaan KBRI,KJRI,PTRI Dan KRI.

Kupang-Obor Kupang : Viktor Bungtilu Laiskodat " Pulau Sumba dan Timor Penyumbang Terbesar Orang Miskin dan Bodoh".