Obor Kupang- Kupang ! Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) NTT Terkotor

 

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) OPD Terkotor,

Mendapat hadiah Sampah !

  

Dinas Pemuda dan Olahraga Terbersih !

Sukacita para staf Dinas Pemuda & Olahraga Prov.NTT

Saat menerima trovi kemenangan


Obor Kupang – Kupang. Ada pepatah klasik yang berbunyi`Mensana in Corporesano`di dalam tubuh yang Sehat terdapat jiwa yang sehat. Rapih atau bersishnya seseorang atau lingkungan menunjukan kepribadian orang – orang yang berada di lingkungan itu.

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 Biro umum Setda NTT menyelenggarakan lomba kebersihan antar OPD di lingkup Pemprov NTT.

Tiem juri terdiri dari 7 orang jurnalis, yaitu : Aloysius Tani (ketua/RRI Kupang), Kristo Embu (sekretaris/Timor Expres) serta anggota Rony Banase (Garda Indonesia), Syarif Lababelawa (Victory News), Hendro Teme (Radio Tirilolok), Alfons Nedabang (Pos Kupang) dan Ina Djara (TVRI Kupang). Adapun kriteria penilaian dalam lomba kebersihan tersebut terdiri dari:

1.    kebersihan area kantor ditandai dengan tidak ada sampah coretan, debu dan tersedianya wadah untuk mematikan puntung rokok.

2.    kerapihan ruangan mencakup berkas tersusun rapi, ada cahaya, sirkulasi udara.

3.    drainase berupa tidak ada air tergenang dan tersedia tempat sampah.

4.    ruang terbuka hijau mencakup perawatan tanaman dan tersedia tempat sampah organik dan anorganik.

5.    kebersihan toilet cakup toilet bersih dan wangi, air cukup dan ada tisu. Keenam,

6.    tempat pembuangan sampah sementera.

7.    kreativitas untuk HUT ke-75 Kemerdekaan RI.

Berdasarkan kriteria diatas dan setelah tiem juri melakukan penilaian, terbuka dan tertutup sejak 29 Juli hingga 9 Agustus  2020. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi NTT dinobatkan sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) dengan kantor dan lingkungan terbersih, disusul Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol).

Sedangkan instansi terkotor disabet Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Balitbangda).

 

Pengumuman dan pemberian hadiah dilaksanakan di Halaman Kantor Gubernur NTT di jalan El Tari Kecamatan Oebobo Kota Kupang pada Jumat (14/8/2020) pagi.

Saat diumumkan oleh Ina Djara, salah satu perwakilan juri sebagai pemenang, sontak para pejabat, pegawai dan staf Dinas Pemuda dan Olahraga yang yang berkumpul di sisi utara panggung langsung merayakan dengan sorak.

 

Secara lengkap hasil penilaian sebagai berikut :

 

OPD Terkotor

 

-       Dinas Energi Sumber Daya Mineral

-       Satuan Polisi Pamong Praja

-       Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian Dan Pengembangan Daerah (Balitbangda)

-       Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa

-       Dinas Kearsipan dan Perpustakaan

-       Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

 

OPD Terbersih

 

-       Dinas Pemuda dan Olahraga

-       Badan Kepegawaian Daerah

-       Badan Kesatuan Bangsa dan Politik

-       Dinas Komunikasi dan Informatika

-       Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

-       Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

-       Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat

-       UPT Sarana Prasarana Olahraga Dispora

-       Biro Pemerintah

-       Badan Keuangan Daerah


Dalam kesempatan tersebut, piagam dan hadiah untuk juara 1 hingga 6 diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTT Ir Benediktus Polo Maing, untuk juara 7 dan 8 diserahkan oleh Asisten 1 Setda NTT Benyamin Lola serta untuk juara 9 dan 10 diserahkan oleh Asisten 2 Setda NTT.

Sementara itu, asisten 3 Setda NTT Yohana Lisapaly menyerahkan piagam dan hadiah untuk juara kategori kantor dan lingkungan terkotor.

Dalam sambutannya, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera harus dimulai dari hal-hal kecil seperti menjaga kebersihan. Kebersihan, jelas Viktor, merupakan bagian penting dari peradaban.

"Ini adalah tantangan serius. Kalau sampah saja tidak mampu kita atasi, masa kita mau wujudkan kesejahteraan di NTT. Hal yang kecil dan mendasar, itu saja kita tidak mampu. Lalu bagaimana kita mewujudkan mimpi besar itu. Sebelum kita bicara tentang peradaban dan pembangunan kepada masyarakat NTT, pastikan kita dan ruang kerja kita bersih," tegas Gubernur Viktor Laiskodat.

Menurut Viktor Laiskodat, gerakan memungut sampah yang terus digalakan pemerintah Provinsi NTT memiliki makna penting. Kebersihan menunjukkan iman dan peradaban. Orang yang tidak bersih itu adalah orang yang uncivilized atau tidak beradab.

"Berkali-berkali saya tegaskan, kebersihan menunjukkan peradaban. Lomba ini bukan sekadar untuk cari juara. Yang tidak mampu jaga kebersihan berarti tidak mampu mengangkat peradaban. Bagaimana kita mau bicara kepada masyarakat agar bersih, sementara kita sendiri kotor," kata Viktor Laiskodat.

 

Penulis : Tanus Korbaffo

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Misa Komuni Pertama Stasi Bello 20 Juni 2021 (Rohani)

Perwakilan RI Di Luar Negeri, Perbedaan KBRI,KJRI,PTRI Dan KRI.

Kupang-Obor Kupang : Viktor Bungtilu Laiskodat " Pulau Sumba dan Timor Penyumbang Terbesar Orang Miskin dan Bodoh".