Besipae Kembali Memanas ?
Oborkupang.Com.Kupang! Masih ingatkah kisah piluh 9/2/2020 lalu ? dimana
Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat mengusir warga desa Linamanutu-Kec.Amanatun
Selatan-Kabupaten TTS yang mendiami kawasan pengembangbiakan ternak sapi milik
Pemerintahan Provinsi NTT. Akhirnya warga marah dan menyandera dua mobil dinas
Balai Litbang Peternakan NTT.
Mungkinkah masih ingatkah aksi bertelanjang dada yang dilakukan sejumlah
ibu-ibu di Besipa’e, Desa Mio, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor
Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara (NTT) saat menyambut Gubernur
Viktor Bungtilu Laiskodat pada Selasa, 12 Mei 2020 lalu?
Novan Manafe pada akun https://web.facebook.com/novan.manafe, menulis “Ini tragedi kemanusiaan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur tanggal 14
Oktober 2020, Jam 11.45 Wita...usut tuntas motif perebutan lahan di
Pubabu-Besipae Kabupaten Timor Tengah Selatan antara pemerintah Provinsi NTT
dengan Masyarakat penghuni Pubabu yang telah mengakibatkan peristiwa
penganiayaan terhadap perempuan & anak-anak..ini kejadian nyata didepan
mata kita jika ada pelanggaran UU Perlindungan Perempuan dan anak serta
pelanggaran HAM yang dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyatnya sendiri!!!!!!!
Lebih lanjut Novan Manafe menulis demikian “ Mereka bukan
binatang!!!!!
Jangan aniaya rakyat yang tak berdaya..mereka hanya dalam
keadaan terpaksa untuk mempertahankan apa yang dianggap sebagai hak mereka,
alam yang memberikan mereka kehidupan..ini sudah keterlaluan dan pelanggaran
HAM![]()
#Stop kekerasan terhadap masyarakat Pubabu-Besipae, kejadian tanggal
14 Oktober 2020, pukul 11.45. Wita![]()
#Ada penganiayaan terhadap Perempuan dan anak-anak, Komnas perempuan
dan anak dimana kalian??
Status itu disertakan
dengan dua video dimama terjadi dorong-mendorong antara perempuan Besipae
dengan Pol PP. Ada seorang ibu yang jatuh karena dorongan dari oknum Pol PP.
Rikardus Outniel Yunatan
dalam komentarnya mengatakan “Sedih melihat kejadian ini.semua mesti bisa di
bangun ruang komunikasi yg baik”. Sedangkan Eftherrya Nonche
Allamanda Adu, mengatakan “ Sangat disayangkan
sekali,perbuatan yg sangat memalukan”.
Sedangkan Putri Salju, berkomentar “Betapa sulit nya masy kecil
ketika berhadapan dgn penguasa yg di bekingi cukong
Sampai berita ini diturunkan, pihak Pol PP dan pembuat
status belum bisa dihubungi.
tk

Komentar