Ribuan Guru Honorer Di Kota Kupang Dapat Bansos Sembako

 






Ratusan Guru Honorer Memadati Halaman
 Gudang Dinsos Kota Kupang



OBORKUPANG.COM | KUPANG- Ribuan guru honorer  se-kota  Kupang  mendapat bantuan sosial berupa, beras 30 kg,  tiga dos mie instan serta enam liter  minyak goreng. Di temuai di ruang kerjanya Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lape mengatakan bahwa bantuan ini diserahkan sekaligus dari rencana secara bertahap selama tiga bulan. Bantuan ini selain sudah sesuai aturan, bantuan untuk para guru honor sudah melalui tahapan verifikasi dan validasi yang akurat. Para guru honor yang menerima bantuan dan sudah dianggap layak. Lebih lanjut Lodywik mengatakan , bantuan sosial itu bersumber dari program Jaring Pengaman Sosial (JPS) hasil refocusing dana realokasi anggaran penangan covid-19.

Pantauan media ini (Senin, 26/10/2020) ratusan guru honorer  memadati  halaman gudang kantor Dinas Sosial Kota Kupang yang beralamat  Jl. S. K. Lerik Kota Kupang untuk menerima bantuan ini. Seorang guru honorer yang ditemui di lokasi pembagian mengatakan bersyukur atas bantuan ini.

Kadis Sosial Kota Kupang

Untuk di ketahui bahwa Penyerahan bansos ini diberikan secara simbolis oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Anggota DPD RI perwakilan NTT, Ny Hilda Riwu Kore - Manafe, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Lodywik Djungu Lope,  di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Senin (26/10). 

Pada kesempatan itu Wali Kota mengatakan bahwa batuan tersebut untuk meringankan beban guru honorer di masa pandemi covid-19. Bantuan itu murni dari Pemerintah Kota Kupang dan tidak bertujuan politis. Selain bantuan sosial, Wali Kota Kupang juga memberi bantuan pakaian seragam sekolah kepada para pelajar tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

tk







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Misa Komuni Pertama Stasi Bello 20 Juni 2021 (Rohani)

Perwakilan RI Di Luar Negeri, Perbedaan KBRI,KJRI,PTRI Dan KRI.

Kupang-Obor Kupang : Viktor Bungtilu Laiskodat " Pulau Sumba dan Timor Penyumbang Terbesar Orang Miskin dan Bodoh".