Tahun 2020, Produksi Garam Bipolo Di Kabupaten Kupang 10.510 Ton Dari Target 13.000 Ton
OBORKUPANG.COM.--Oelamasi--Produksi garam di tambak garam Bilopo,Kabupaten Kupang tahun 2020 sudah mencapai 10.510 ton dari target 13.000 ton.Pernyataan ini disampaikan oleh Manager Regional PT. Garam Persero Juki Handogo dalam sambutannya pada acara penyerahan bagi hasil produksi bersama PT. Garam kepada beberapa unsur diantaranya Lembaga Pembangku Adat (LPA) Kab Kupang, Sinode GMIT dan Pemerintah kabupaten Kupang, Rabu (4/11-2020) lalu.
Lebih lanjut Juki mengatakan, pembagian hasil ini merupakan hasil produksi tahun 2019 dimana jumlah garam yang dipanen PT. Garam Persero mencapai 13.125 Ton dari target 18.000 ton. Juki berterima kasih atas dukungan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten. Kupang seraya berharap PT. Garam terus meningkatkan produksinya dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya mengapresiasi kerjasama yang baik antara PT. Garam dan pemilik lahan sehingga produksi bisa berjalan dengan baik dan membuahkan hasil seperti saat ini. Diakui Masneno bahwa sumber daya alam di Kabupaten Kupang khususnya untuk pengolahan dan produksi garam namun masih terbatas, baik modalnya yang minim, peralatan terbatas maupun SDM nya sehingga perlu kolaborasi dengan pihak lainnya.
Dengan bergandengan tangan seperti ini kita akan mampu meraih hasil yang lebih baik, saling melengkapi dan menolong. “Saya atas nama Pemerintah ucapkan terima kasih dan berharap semangat untuk membangun terus kita wujudkan dengan berkerja bersama,” Ungkapnya. Dikatakannya meski terbatas, hasil juga belum mencapai target, namun perlu disyukuri dengan baik. Tipe kerjasama seperti ini jelas Masneno sangat langka dimana pemilik lahan ulayat memberikan bagi hasil kepada pihak lainnya seperti Gereja, Pemerintah dan LPA dalam rangka berbagi dan bergandengan tangan membangun masyarakat. “Tentu ini menjadi model yang patut dicontoh. Kalau niatan ini dibangun dengan baik akan menjadi berkat dan berlanjut dihari yang akan datang,” Ungkapnya.
(tk)
OBORKUPANG.COM.--Oelamasi--Produksi
garam di tambak garam Bilopo,Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang tahun 2020
sudah mencapai 10.510 ton dari target 13.000 ton.Pernyataan ini disampaikan
oleh Manager Regional PT. Garam Persero Juki Handogo dalam sambutannya pada
acara penyerahan bagi hasil produksi bersama PT. Garam kepada beberapa unsur
diantaranya Lembaga Pembangku Adat (LPA) Kab Kupang, Sinode GMIT dan Pemerintah
kabupaten Kupang, Rabu (4/11-2020) lalu.
Lebih lanjut Juki
mengatakan, pembagian hasil ini merupakan hasil produksi tahun 2019 dimana
jumlah garam yang dipanen PT. Garam Persero mencapai 13.125 Ton dari target 18.000
ton. Juki berterima kasih atas dukungan Pemerintah dan masyarakat Kabupaten.
Kupang seraya berharap PT. Garam terus meningkatkan produksinya dan
berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Sementara itu, Bupati
Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya mengapresiasi kerjasama yang baik
antara PT. Garam dan pemilik lahan sehingga produksi bisa berjalan dengan baik
dan membuahkan hasil seperti saat ini. Diakui Masneno bahwa sumber daya alam di
Kabupaten Kupang khususnya untuk pengolahan dan produksi garam namun masih
terbatas, baik modalnya yang minim, peralatan terbatas maupun SDM nya sehingga
perlu kolaborasi dengan pihak lainnya.
Dengan bergandengan
tangan seperti ini kita akan mampu meraih hasil yang lebih baik, saling
melengkapi dan menolong. “Saya atas nama Pemerintah ucapkan terima kasih dan
berharap semangat untuk membangun terus kita wujudkan dengan berkerja bersama,”
Ungkapnya. Dikatakannya meski terbatas, hasil juga belum mencapai target, namun
perlu disyukuri dengan baik. Tipe kerjasama seperti ini jelas Masneno sangat
langka dimana pemilik lahan ulayat memberikan bagi hasil kepada pihak lainnya
seperti Gereja, Pemerintah dan LPA dalam rangka berbagi dan bergandengan tangan
membangun masyarakat. “Tentu ini menjadi model yang patut dicontoh. Kalau
niatan ini dibangun dengan baik akan menjadi berkat dan berlanjut dihari yang
akan datang,” Ungkapnya.
(tk)

Komentar