ASN Dinsos NTT Yang Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kostnya Telah Dimakamkan Di Bantul Yogjakarta

 




OBORKUPANG.COM.-Kupang--,Anatasia Grewia Acummita, Seorang Aparatur Sipil Negara ( ASN), yang bertugas di Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) ditemukan meninggal dalam keadaan sudah membusuk dalam kamar kostnya, Minggu (27/12/2020), ternyata tidak diperhatikan oleh suaminya, tulis Paulus Kolo, seorang pejabat Dinas Sosial Provinsi NTT yang ditugaskan untuk mengikuti pemakaman di Bantul Yogjakarta, tepatnya di RT/RW. 02/03 Kel.Kebonagung, Kec.Imogiri, Kab.Bantul-Jogjakarta.

Lebih lanjut Paulus, menulis, saat meninggalnya sang suaminya tidak tahu, karena suaminya sedang berada di rumah salah satu kerabatnya di Liliba-Kota Kupang. Saat di tanya media ini, apakah suaminya ikut ke Yogyakarta, Paulus menjawab ikut antar.

Untuk diketahui, Anatasia Grewia Acummita  ASN yang bertugas di Dinas Sosial NTT itu, ditemukan tak bernyawa dan telah mengeluarkan bau tak sedap di lantai II kamar kost Jl.Lantana, Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang. Jenazahnya pertama kali ditemukan oleh Fransiskus (20), warga Kelurahan Naikoten 1, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang yang hendak memperbaiki antena televisi.

Setelah mendapat laporan, aparat keamanan dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Kupang Kota ke lokasi kejadian dan melakukan olah TKP. Jenazah Anastasya oleh kepolisian dievakuasi dengan protokol kesehatan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang untuk selanjutnya diotopsi.

Paulus Kolo, pejabat dari Dinas Sosial NTT yang ditugaskan dari Pemerintahan Provinsi NTT untuk  menghantar Jenazah, mengatakan jenazahnya sudah dimakamkan oleh keluarga di Bantul Yogyakarta pukul 21.00 waktu Indonesia Barat (WIB).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Misa Komuni Pertama Stasi Bello 20 Juni 2021 (Rohani)

Perwakilan RI Di Luar Negeri, Perbedaan KBRI,KJRI,PTRI Dan KRI.

Kupang-Obor Kupang : Viktor Bungtilu Laiskodat " Pulau Sumba dan Timor Penyumbang Terbesar Orang Miskin dan Bodoh".