Postingan

Hasil Pertemuan DPS Bello, Minggu 23 Agustus 2026

Gambar
 Berdasarkan Pertemuan,  Minggu 23 Agustustus 2026, Di sepakati beberapa hal berikut : 1. Misa Pesta Pelindung Stasi, akan terlaksana Jumat, 28 Agustus 2026 pukul 17.00 [ Jam 5 Sore] Koor : Etnis Manggarai Di mohon semua umat mengenakan busana / motif daerah masing2. 2. Semua umat Stasi di minta untuk mengikuti misa pesta pelindung stasi. 3. Keluarga / KUB / Wilayah di harapkan menyumbang berupa Snac[ Kopi atau Teh] atau makanan lokal. Mohon japri ke Sekretaris Stasi.  3. Akan di adakan donasi untuk Saudara/i kita di Flores. Akan siapkan kotak di depan kapela umat diminta memasukan donasinya di kotak yang disiapkan.  4. Gelas akan disiapkan Stasi.  5. Mohon Ibu - Ibu WKRI membantu agar saat snac berjalan lancar  Bello. 23 Agustus 2026 Ketua Stasi  [ Bpk Don Manehat ] Sekretaris [ Bpk Tanus Korbaffo )

Perjalanan Cinta Keluarga Kecil Kami Agustus 2026

Gambar
PERJALANAN CINTA KELUARGA KECIL KAMI AGUSTUS 2026 Bagi mereka sudah biasa naik pesawat terbang, bagi mereka yang sudah biasa menggunakan kereta api, bagi mereka yang sudah biasa bolak balik kota besar, sebut saja Jakarta mungkin hal yang biasa. Tetapi tidak bagi mereka yang baru pertama kali naik pesawat terbang atau bagi mereka yang pertama kali naik kereta api atau bagi mereka yang baru pertama kali ke kota besar pasti menjadi hal yang luar biasa. Sama halnya dengan keluarga kecil kami, memang sejak menikah tahun 2009 silam, hampir setiap tahun ketika libur panjang kami selalu mengadakan perjalanan alias libur, namun biasa hanya seputar NTT dan pernah ke Timor Lesta. Namun kali ini berbeda, kami harus mengadakan perjalanan jauh dank arena itu butuh persiapan matang. Memang sebelum hari indah itu tiba, terkadang dalam persiapan terdapat silang kata namun itu hal yang biasa. Disini saya menuliskan kembali tulisan-tulisan kecil yang saya muat di medsos, tujuannya agar menjadi kenangan i...

Dua Malam Di Puncak Bogor

Gambar
 Dua Malam Di Puncak Bogor Sang bijak bilang malam adalah saat istirahat, saat merenung, dan   saat   pemululihan.  Malam memberi kita jeda dari kesibukan siang hari agar kita siap menyambut esok. Puncak Bogor daerah nan sejuk menjadi tujuan melepas penat, memperoleh ketenangan yang pada gilirannya membuat pikiran lebih jernih. Dua malam di puncak Bogor menghantar saya menelusuri Keagungan Sang Ilahi yang terkadang diabaikan. Indahnya puncak Bogor menunjukan betapa kuasanya Tuhan. Di puncak Bogor saya sadar bahwa malam menunjukkan bahwa hidup ini berputar antara terang dan gelap. Malam mengingatkan kita bahwa setiap masalah pasti ada batasnya dan akan berganti terang.  Akhirnya tidak ada kebersamaan yang abadi, justru lewat perpisahan lahir satu kerinduan dan cinta. Selasa, 12 Agustus 2026 pukul 10.29 sang Driver hebat yang telah melalangbuana di beberapa daerah Dionisius Corbaffo di dampingi belahan jiwanya membawa kami kembali ke Jakarta.  Hanya...

Senja Di Kota Bogor

Gambar
Senja Di Kota Bogor ! Senja mengajarkan tentang ketenangan dan saat merenung. Senja mengajarkan tentang harapan baru. Saya sadar akan  indahnya  senja yang hanya sebentar sebelum malam datang. Megamendung  jalur wisata Puncak,  udara sejuk pegunungannya, berhiaskan vila vila peristirahatan yang menjadi tujuan populer warga kota Jakarta untuk berlibur, membuatkan kami sungguh krasan menikmati udara sejuk senja itu. Saya bersama belahan jiwa Yanne WM dan buah cinta kami melepas senja di kota sejuk Bogor,setelah duduk hampir 3 jam di atas pesawat yang akhirnya puji Tuhan sang kapten mendaratkan pesawat dengan selamat di Bandar udara Cengkareng.  Ternyata kami sudah ditunggu oleh adik Dion dan belahan hatinya.  Kami makan siang di Centul. Setelah hampir 2 jam perjalanan dari Jakarta akhirnya kami tiba di Bogor.  Saat memasuki kota sejuk itu suasana kesejukan menyelimuti kami. Sejuk. Indah itulah kesan pertama manakala sang driver hebat Adik Dionisius Corba...

Kejamnya Dunia Semut, Setelah Kawin Dibunuh !

Gambar
  Kejamnya Dunia Semut, Setelah Kawin Dibunuh ! Ada yang menarik untuk kita simak dalam dunia semut. Dalam dunia semua ada perbedaan kasta, kasta tertinggi adalah ratu disusul oleh semut pekerja dan prajurit dan kasta terendah adalah semut pejantan. Sang ratu semut memiliki umur yang paling lama, yakni bisa mencapai 20 tahun atau bahkan bisa mencapai 30 tahun, sedangkan umur paling pendek adalah semut jantan. Umur paling lama semut jantan adalah 1 minggu, itupun kalau kuat. Dalam kehidupan dunia semut memang kejam, kalau manusia yang bekerja adalah laki-laki bahkan biasa dikenal sebagai tulang punggung keluarga, sedangkan dalam dunia semut justru yang bekerja mencari nafkah adalah para betina yang tidak subur, umur para betina mandul ini bisa mencapai tiga tahunan. Semut betina yang mandul ini dalam dunianya dikenal sebagai pekerja dan prajurit tangguh. Para betina non produktif ini tak segan-segan menghabisi musuh dan kerja gotong royong menggotong serangga atau makanan ya...

Pa Inu Telah Pergi Untuk Selamanya !

Gambar
  ( Catatan Kecil Mengenang Mendiang Bapak Antonius Jabi Korbaffo)   Bersama Alm. Bpk.Anton Jabi Korbaffo di salah satu sudut biara SSpS Oekusi tahun 2007 ( Foto : Sr.Amanda Robers, SSpS) Antonius Jabi (Am Jabi), demikian orang menyebutnya. Anak kedua dari pasangan Yohanes Tanesib dan Maria Eli. Saat masih muda Antonius Jabi memilih hidrah ke Oekusi (Oetulu)-Timor Leste, dulu Ambeno. Di Oekusi inilah ia berjumpa dengan tulang rusuknya yang hilang, yaitu si gadis cantic, puti tunggal dari 3 bersuadara (Fransiska Saet Abi). Dari hasil perkawinanya dengan Fransiska Saet Abi ini, lahir 5 anak ( 1 laki-laki dan 4 perempuan), yaitu : Dominggas Korbafo, Olifa Korbaffo, Anastasia Korbaffo, Yohanes Korbaffo dan Theresia Korbaffo. Dalam perjalanan waktu di buyunglah ayahnya yang telah menjadi duda ke Oekusi, di sina mereka menetap dan memiliki beberapa bidang tanah berkat keuletan sang ayah ( Bai, Yohanes Tanesib). Bersama Sang Istri di Oetulu 2018) (Foto Tanus Korbaffo) Antoniu...

Mirna Si Cantik Yang Terdepak Dan Kandas !

Gambar
 (Mimpi Si Kupu-Kupu Malam) Sebagai seorang kuli tinta yang sekaligus pemerhati sosial, hari ini Jumat, 3 September 2021 saya mencoba menelusuri lorong-lorong kota Karang, menelurusi jejak sang terdepak dan kandas di kerasnya kota karang. Lorong demi lorong, cabang demi cabang ku telusuri dan terus   mencari jejak sang terdepak yang kini kandas diantara himpitan karang kota karang.   Sejenak aku berhenti di sebuah tikungan nan jerjal dan mencoba melayangkan mata ke beberapa bangunan, mungkinkah jejak yang ku telusuri bermuara di sana?. Aku mencoba masuk ke bangunan itu menemui makluk-makluk beramput panjang dan berparas ayu yang lagi berjejer di ruang lobi bangunan itu. Makluk berparas ayu itu berjumlah 6 orang dan semuanya saat ku melangkah memasuki bangunan itu, masing-masing asik dengan hpnya dan tidak mempedulikan kehadiranku di sana. Cari siapa mas ? kata si cantic yang duduk di kursi kayu di belakang meja sebuah meja biru sederhana. Cari seseorang, kataku. Kam...